Sahabat Madani. Setelah sempat ditutup, madrasah sore hari yang diselenggarakan YSIM kembali dibuka. Madrasah sore ini diselenggarakan bagi anak-anak warga dilingkungan sekitar sekretariat YSIM; Villa Qur’an.
Kegiatan baca tulis al-Qur’an dan keagamaan ini, diikuti oleh 22 siswa tanpa dikenakan biaya. Para siswa madrasah ini dibagi dalam 5 kelompok belajar, masing-masing kelompok dibimbing oleh para santri program tahfiz al-Qur’an YSIM. Sebagian pembimbing ada sudah menamatkan hafalan 30 Juz al-Qur’an dan sebagian lagi dalam proses menamatkan hafalannya.
Menurut Kepala Bagian Umum Villa Qur’an; Fery Yusuf, siswa Madrasah Sore yang paling muda bernama Aditia Maulana. Siswa yang berasal dari Jalan kramat Lubang Buaya ini, merupakan seorang anak yatim dan belum genap 6 tahun. Meskipun demikian, Aditia merupakan siswa yang rajin dan bersemangat dalam belajar. Kegiatan Madrasah yang berlangsung setiap hari Senin hingga Juma’at mendapat antusiasme yang positif dari seluruh siswa yang sedang belajar.(ss)