Meski telah menuntaskan setoran hafalannya, Putra dari Bapak Supono dan Ibu Muryani yang berasal dari Bekasi ini, justru semakin bergiat memuraja’ah hafalannya agar segera mutqin. Kelak seusai menamatkan nyantrinya di Villa Qur’an YSIM, Den Bagus berharap Allah memudahkannya untuk menunaikan cita-cita, melanjutkan pendidikan di perguruan-perguruan tinggi Islam di Timur Tengah.
Menurut Pembina Yayasan Sahabat Indonesia Madani; Ustadz Ismail, program beasiswa tahfiz al-Qur'an ini dimaksudkan untuk turut berperan serta memuliakan masyarakat dengan gerakan dakwah kembali kepada al-Qur'an. Selain itu beliau juga berharap agar para santri selepas masa pendidikannya, dapat menjadi duta-duta al-Qur'an.(ss)